Text
Wawacan Amungsari Jeung Lembursari
Wawacan Amungsari Jeung Lembursari adalah sebuah naskah sastra Sunda klasik yang ditulis dalam bentuk pupuh dengan berbagai jenis tembang tradisional seperti sinom, pangkur, dangdanggula, dan kinanti. Naskah ini menceritakan kisah dua tokoh utama, Amungsari dan Lembursari, yang berasal dari wujud hewan (anak harimau dan anak sapi) lalu berubah menjadi manusia setelah mandi di mata air suci. Mereka kemudian menemukan jati diri sebagai saudara kandung dan menjalani berbagai petualangan penuh ujian, persaingan, serta pertarungan melawan musuh, dengan bantuan pusaka sakti dan kebijaksanaan ayah mereka, Pandita Saman Cahya. Selain mengandung kisah kepahlawanan dan nilai moral, naskah ini juga memuat ajaran kehidupan yang menekankan keberanian, kesetiaan, dan kasih sayang, sehingga menjadi salah satu karya penting dalam khazanah sastra Sunda yang dilestarikan melalui proyek penerjemahan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1997.
Tidak tersedia versi lain