Text
Humor di dalam Sastra Klasik Sulawesi Selatan
Buku Humor di dalam Sastra Klasik Sulawesi Selatan menyoroti peran humor dalam sastra lisan klasik masyarakat Bugis, Makassar, Toraja, Mandar, dan Massenrempulu. Melalui analisis terhadap empat belas cerita rakyat, buku ini menunjukkan bagaimana humor tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana kritik sosial, penyampaian nilai moral, dan penguat identitas budaya. Dengan memanfaatkan teori humor seperti superioritas, ketidakselarasan, dan pelepasan ketegangan, penulis mengungkapkan bahwa kelucuan dalam cerita rakyat Sulawesi Selatan sering muncul dari penyimpangan norma, kesalahpahaman, atau kecerdikan tokoh. Secara keseluruhan, buku ini menegaskan bahwa humor adalah bagian penting dari tradisi lisan yang memperkaya khazanah sastra Indonesia.
Tidak tersedia versi lain