Text
Dari Hitu Ke Barus
Buku Dari Hitu ke Barus merupakan bagian kedua dari seri Refleksi Sastra Nusantara yang menelaah tradisi sastra di berbagai wilayah Indonesia. Antologi ini menyoroti keterkaitan erat antara sastra, sejarah, dan budaya, khususnya dalam konteks perdagangan rempah, kolonialisme, serta penyebaran Islam. Dari Hitu di Maluku sebagai pusat perdagangan internasional hingga Barus di Sumatra Utara sebagai simpul tasawuf Melayu, karya-karya yang dikaji—seperti Hikayat Tanah Hitu, Hikayat Banjar, Babad Lombok, hingga suluk Hamzah Fansuri—menunjukkan bagaimana teks sastra merekam perjumpaan antarbudaya, perlawanan terhadap kolonialisme, serta transformasi sosial-religius masyarakat Nusantara. Dengan memadukan tradisi lisan (mitos, legenda) dan teks tertulis (hikayat, babad, suluk), buku ini menegaskan bahwa sastra Nusantara bukan sekadar ekspresi estetis, melainkan juga arsip identitas, etika, dan pengalaman kolektif bangsa.
Tidak tersedia versi lain