Text
Arsitektur Tradisional Rumah Masyarakat Kampung Wana di Lampung Timur
Rumah tradisional masyarakat Kampung Wana di Lampung Timur adalah peninggalan kebudayaan yang masih bisa ditemui meski telah berusia nyaris ratusan tahun. Rumah panggung ini tegak menantang zaman merasakan terpaan matahari dan guyuran hujan serta tak terhitung goyangan gempa yang membuatnya menari. Rumah panggung dibuat dengan alasan multifungsi yaitu bentuknya yang tinggi untuk menghindari serangan binatang buas dan ruang bawahnya berguna untuk menyimpan hasil kebun semisal cengkeh atau lada. Pembangunan rumah panggung terus berlangsung setidaknya sampai tahun 1970an. Setelah itu, perlahan tapi pasti rumah-rumah tradisional masyarakat Kampung Wana satu demi satu runtuh karena materialnya tak lagi tersedia. Beberapa rumah panggung berubah menjadi rumah beton berbahan semen pasir dan berlantai keramik. Namun sebagian besar, rumah tradisional di Kampung Wana masih tetap bertahan.
Tidak tersedia versi lain