Text
Si Ikan Jelawat
Lekat dan Erna heran karena mereka tidak pernah lagi mendapatkan ikan jelawat di dalam bubu. Ayah bilang ikan jelawat sudah langka dan hampir punah. Mengapa bisa begitu? Kata Paman Iksan pemerintah sedang berusaha untuk memulihkan kembali keberadaan ikan jelawat di sungai. Kedua kakak beradik itu penasaran sekali dengan proses pemulihan itu. Ketika sedang asyik membantu Paman Iksan, Ketua RT memanggil dari arah hulu sungai. Pak Herman kelihatan sangat marah. Ayah, Paman Iksan, dan anak-anak segera datang. Ada dua orang pria yang berdiri dengan lesu. Di sampingnya ada ember berisi ikan-ikan kecil yang sudah mati. Ternyata kedua orang itu menangkap ikan dengan cara yang berbahaya. Ggrrr, anak-anak sangat geram. Lekat dan Erna bertekad akan berusaha menjaga kelestar-ian sungai. Pasti di masa mendatang bubu mereka akan terisi lagi dengan ikan kesukaannya, Si Ikan Jelawat!
Tidak tersedia versi lain