/home/xlhyoyel/public_html/web/lib/SearchEngine/SearchBiblioEngine.php:688 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\SearchBiblioEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(sb.biblio_id) from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.author) against (:author in boolean mode)))" "query" => "select sb.biblio_id, sb.title, sb.author, sb.topic, sb.image, sb.isbn_issn, sb.publisher, sb.publish_place, sb.publish_year, sb.labels, sb.input_date, sb.edition, sb.collation, sb.series_title, sb.call_number from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.author) against (:author in boolean mode))) order by sb.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ ":author" => "'+Teguh Wibowo'" ]
Ipal dan Bimo memancing di sungai. Ipal mendapat Ikan besar. la ingin memeliharanya. Namun, beberapa hari kemudian ikan tersebut mati. Bimo mempunyai ide untuk mengolah ikan dengan bantuan neneknya. Nenek Bimo bisa membuat bekasam. Bekasam? Makanan dari ikan yang sudah mati? Apakah sungguh bisa dimakan? Bagaimana rasanya? Apakah kalian penasaran bagaimana cara membuat bekasam? Selamat membaca.
Dalam era mondial dewasa ini, jurnal yang diterbitkan perguruan tinggi tidak bisa dianggap lagi sebagai sekadar aksesori, misalnya hanya untuk keperluan kenaikan pangkat bagi dosen. Implikasinya, kita pun dituntut untuk piawai dalam menulis artikel ilmiah, terutama yang diolah dari laporan penelitian akademik. Sebagai bentuk tulisan khusus, sebuah artikel ilmiah tentu tidak pantas jika disajika…