Jurnal ini merupakan wadah informasi kebahasan, kesastraan, dan pengajarannya yang memuat hasil penelitian, studi kepustakaan, dan tulisan ilmiah bidang kebahasan dan kesastraan serta pengajarannya. Sirok Bastra terbit dua kali setahun, yakni Juni dan Desember; terbit sejak Jum 2013 (cetak) dan sejak Juni 2018 (cetak dan daring).
Jurnal ini merupakan wadah informasi kebahasan, kesastraan, dan pengajarannya yang memuat hasil penelitian, studi kepustakaan, dan tulisan ilmiah bidang kebahasan dan kesastraan serta pengajarannya. Sirok Bastra terbit dua kali setahun, yakni Juni dan Desember; terbit sejak Jum 2013 (cetak) dan sejak Juni 2018 (cetak dan daring).
Jurnal ini merupakan wadah informasi kebahasan, kesastraan, dan pengajarannya yang memuat hasil penelitian, studi kepustakaan, dan tulisan ilmiah bidang kebahasan dan kesastraan serta pengajarannya. Sirok Bastra terbit dua kali setahun, yakni Juni dan Desember; terbit sejak Jum 2013 (cetak) dan sejak Juni 2018 (cetak dan daring).
Jurnal ini merupakan wadah informasi kebahasan, kesastraan, dan pengajarannya yang memuat hasil penelitian, studi kepustakaan, dan tulisan ilmiah bidang kebahasan dan kesastraan serta pengajarannya. Sirok Bastra terbit dua kali setahun, yakni Juni dan Desember; terbit sejak Jum 2013 (cetak) dan sejak Juni 2018 (cetak dan daring).
Jurnal ini merupakan wadah informasi kebahasan, kesastraan, dan pengajarannya yang memuat hasil penelitian, studi kepustakaan, dan tulisan ilmiah bidang kebahasan dan kesastraan serta pengajarannya. Sirok Bastra terbit dua kali setahun, yakni Juni dan Desember; terbit sejak Jum 2013 (cetak) dan sejak Juni 2018 (cetak dan daring).
Malat Parikan adalah salah satu karya sastra Bali yang berbentuk tembang macapat dan termasuk dalam tradisi cerita Panji. Isinya mengisahkan hubungan erat antara Jawa, Bali, dan Melayu di masa lampau melalui tokoh Panji Asmarabangun dan Dewi Candrakirana, yang menjadi inspirasi berbagai kisah penuh nilai budaya dan falsafah luhur. Selain menyajikan kisah cinta dan intrik kerajaan, karya ini jug…
Geguritan Bagus Umbara adalah salah satu karya sastra Bali klasik yang ditulis dalam bentuk puisi tradisional (geguritan). Buku ini menceritakan perjalanan tokoh utama, Bagus Umbara, seorang pemuda tampan dan bijaksana yang mengembara bersama Semar, menghadapi berbagai rintangan, serta berinteraksi dengan putri-putri dari beberapa kerajaan. Kisahnya sarat dengan nilai budaya, mitologi, dan ajar…