Text
Raden Jaka Pekik
Manuskrip Raden Jaka Pekik berasal dari Cirebon dan ditulis dalam aksara Jawa. Cerita ini merepresentasikan cerita rakyat era Majapahit dengan pembelajaran moral agama Islam. Manuskrip ini menceritakan Jaka Pekik, seorang putra mahkota yang dikutuk hingga diasingkan dan menjalani ujian spiritual sebelum akhirnya mengadopsi nama Jaka Menyawak. Kemudian ia menikah dengan Dewi Patah, putri bungsu Majapahit. Kisahnya memadukan tema kesetiaan, kecemburuan, konflik, dan rekonsiliasi, yang berpuncak pada pemulihan harmoni melalui petunjuk ilahi dan campur tangan kerajaan.
Tidak tersedia versi lain