Text
Gandamayu: Cinta Perempuan Terkutuk
Suatu hari Dewi Kunti, ibu para Pandawa datang ke Setra Gandamayu memohon agar Durga sudi mencabut nyawa Kalantaka dan Kalanjaya dalam oerang Barata Yudha. Kunti tahu bahwa dua raksasa yang sakti tersebut diperintahkan Durga untuk memihak para Korawa, tidak akan mungkin dikalahkan para ksatria Pandawa. Durga setuju asal Kunti menyerahkan Sahadewa sebagai tumbal di Setra Gandamayu. Tentu saja Kunti keberatan karena Sahadewa bukan anak kandungnya. Lagi pula, jika salah satu dari lima Pandawa mati, maka seluruh Pandawa akan tewas. Sahadewa akhirnya diserahkan Kunti sebagai tumbal kepada Durga, setelah Kalika merasuk ke dalam tubuhnya. Putra bungsu Pandawa itu menyerah begitu saja demi kejayaan Pandawa. Ketika Durga meminta Sahadewa meruwatnya, ksatria berparas tampan itu menolak karena memang ia tidak mengerti cara meruwat. Penolakan tersebut membuat Durga berang. Ia ingin membunuh Sahadewa. Dewa Siwa yang mendapat laporan kegaduhan di Setra Gandamayu merasuk ke dalam tubuh Sahadewa. Dalam sekejap Siwa yang merasuk pada tubuh Sahadewa meruwat Durga yang berubah menjadi Uma kembali. Karena itulah Sahadewa diberi julukan Sudamala dan dibekali jimat yang mahasakti. Ia diminta membantu meruwat Resi Tamba Petra di negeri Pranglas yang mengalami kebutaan. Nanti di negeri itulah Sudamala bertemu dengan jodohnya.
Tidak tersedia versi lain