Suluk Seh Ngabdul Salam (1989) adalah sebuah karya sastra Jawa berbentuk suluk yang memadukan ajaran Islam dengan tradisi budaya Jawa melalui tembang macapat. Naskah ini ditulis oleh R.M. Wirakusuma dan kemudian ditransliterasi serta diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Slamet Riyadi, dengan suntingan Djamari. Isi suluk ini berfokus pada ajaran tasawuf yang menekankan pencapaian ilmu ka…
Buku Perbandingan Umpasa Simalungun dengan Pantun Melayu karya Drs. Henry Guntur Tarigan dan C. Jami Purba Tondang merupakan hasil penelitian sastra daerah yang membandingkan dua bentuk puisi tradisional Nusantara: umpasa dari masyarakat Simalungun dan pantun dari tradisi Melayu. Buku ini menguraikan ciri-ciri bentuk, isi, serta sifat umpasa, kemudian menempatkannya sejajar dengan pantun Melayu…
Buku Suntingan Teks Syair Ismar Yatim (1997) merupakan hasil transliterasi dan penyuntingan karya sastra lama berbahasa Arab-Melayu yang berasal dari Kalimantan Barat. Syair ini mengisahkan perjalanan hidup Ismar Yatim, seorang tokoh yang lahir dari keluarga kerajaan yang terusir akibat serangan burung garuda, lalu menjalani pengembaraan penuh ujian di hutan belantara. Dalam kisahnya, Ismar Yat…
Buku ini tidak hanya menyajikan suntingan teks Syair Saudagar Miskin yang ditulis dengan aksara Jawi (Arab-Melayu), tetapi juga menguraikan struktur cerita, tokoh, alur, tema, serta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Melalui pendekatan struktural, penulis menampilkan bagaimana syair ini mencerminkan kehidupan masyarakat, nilai moral, religius, dan sosial yang relevan dengan konteks…
Buku Dari Temputn Hingga Menyambut Fajar: Kajian Sastra di Kalimantan Timur merupakan hasil penelitian yang mengungkap kekayaan sastra dan budaya masyarakat Kalimantan Timur. Afritta Dwi Martyawati, R.M. Sunny, dan Misriani menyoroti berbagai aspek penting, mulai dari gaya bahasa puisi bertema cinta dalam antologi Menyambut Fajar, nilai-nilai kemanusiaan dalam antologi Jejak Pelangi, hingga ana…
Kisah Tuhu dari Tanah Melayu karya Abidah El Khalieqy adalah sebuah adaptasi kreatif dari naskah klasik Tuhfat al-Nafis yang mengisahkan sejarah, legenda, dan budaya masyarakat Melayu. Buku ini menghadirkan cerita-cerita tentang asal-usul kerajaan-kerajaan besar seperti Malaka dan Singapura, tokoh-tokoh legendaris seperti Raja Kecik, serta peristiwa penting yang membentuk identitas bangsa Melay…
Syair ini ditulis oleh Raja Haji Muhammad Said dari Jambi dan awalnya menggunakan aksara Arab-Melayu (Jawi), kemudian ditransliterasi ke huruf Latin agar lebih mudah dipahami pembaca masa kini. Isi syair mengisahkan perjalanan tokoh-tokoh kerajaan, seperti Maharaja Nadir Dicita, Kemala Ajaib, dan Dandan Setia, dengan tema yang sarat akan nilai moral, seperti kesetiaan, penyesalan, dan kemenanga…
Buku ini berisi syair keagamaan yang ditulis dalam aksara Arab-Melayu dengan bentuk puisi empat baris berima sama, yang menguraikan tata cara, rukun, serta makna ibadah haji dan umrah. Selain berfungsi sebagai pedoman religius, syair ini juga menjadi media dakwah yang menyampaikan nilai-nilai Islam melalui keindahan bahasa dan tradisi sastra Melayu. Kehadirannya tidak hanya memperkaya khazanah …