Syair ini ditulis oleh Raja Haji Muhammad Said dari Jambi dan awalnya menggunakan aksara Arab-Melayu (Jawi), kemudian ditransliterasi ke huruf Latin agar lebih mudah dipahami pembaca masa kini. Isi syair mengisahkan perjalanan tokoh-tokoh kerajaan, seperti Maharaja Nadir Dicita, Kemala Ajaib, dan Dandan Setia, dengan tema yang sarat akan nilai moral, seperti kesetiaan, penyesalan, dan kemenanga…
Syair Dandan Setia I (1997) merupakan hasil transliterasi naskah lama beraksara Jawi (Arab-Melayu) yang berasal dari Jambi dan ditulis oleh Raja Haji Muhammad Said. Isi syair menggambarkan kisah kepahlawanan, peperangan, cinta, kecemburuan, dan perubahan nasib tokoh-tokohnya, dengan nuansa moral dan religius yang mencerminkan pengaruh Islam dalam tradisi lisan Melayu. Selain menjadi karya sastr…